March 5th, 2009
sedikit crita tentang manajemen file di komputernku. file-file storagenya ada di storage internal komputer yaitu hardisk ada juga yang di simpan di eksternal yaitu flasdis. hardisk yang saya punya merknya toshiba dengan kapasitas penyimpanan maksimal 80 GB. saat ini penggunaanya dibagi dalam 3 partisi, yaitu C, D, dan E. untuk partisi C besarnya 30 GB saya isi dengan sistem operasi saya yaitu windows XP sp 2. selain itu partisi ini saya persiapkan juga untuk penimpanan file-file instalasi software atau program-program. partisi D mempunyai kapasitas sebesar 30 GB dan saya isi dengan file-file yang penting untuk disimpan seperti bahan kuliah, artikel-artikel, foto hasil dokumentasi, dan dokumen-dokumen yang berguna lainnya. sisanya partisi E mempunyai kapasitas sebesar 20 GB penggunaannya untuk file-file yang sifatnya hiburan dan bersifat kurang penting. contohnya file musik mp3 dan film.
file yang tersimpan di hardisk sangat banyak. untuk partisi C, D, dan E masing-masing hanya tersisa 4, 3, dan 1 giga byte. sebenarnya pengguanaan nya masih sangat boros karena banyak file yang masih banyak terduplikasi. ini dikarenakan apabila memakai data yang ada di dalam flasdis atau mengkopi dari flasdis, terkadang bisa mengkopi hingga berkali-kali karena ketika ingin menghapus isi flasdis tidak yakin apakah data pada flasdis telah di backup dalam hardisk atau belum, sehingga banyak data yang menjadi redundan.
strategi penghematan hardisk dilakukan dengan menghapus file-file lama yang tidak penting yang sudah tidak terpakai lagi, sedangakan untuk file yang masih dianggap penting namun sudah jarang dugunakan saya biasanya mengkopi data tersebut kedalam keping DVD sebagai back up sehingga data pada hardisk dapat dihapus. untuk kedepan strategi penamaan folder sangat penting untuk melacak kembali data-data yang pernah tersimpan.
Posted in Uncategorized | 251 Comments »
February 26th, 2009
Dalam perangkat keras suatu sistem komputer diperlukan suatu device penyimpanan data atau memori, memori dalam sistem komputer dibagi menjadi dua macam yaitu memori internal dan juga memori eksternal.
Memori internal
ROM
Read only memori (ROM) atau terkadang disebut firmware adalah jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapatkan aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data. Didalam PC, ROM biasanya disebut BIOS(basic input/output system) atau ROM BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan. Umumnya prosesor yang terkandung dalam BIOS secara berurutan adalah sebagai berikut.
1. memeriksa CMOS
2. membuat penangananan instruksi dan pengendali piranti
3. menginisialisasi register dan manajemen daya listrik
4. melakukan pengujian perangkat keras (POST) atau the power on self test untuk memastikan suatu perangkat keras berjalan dengan baik.
5. menampilkan pangaturan-pengaturan pada sistem
6. menentukan piranti yang akan digunakan untuk menjalankan program (misalnya hardis)
7. mengambil isi boot sector. Boot sector juga merupakan suatu program kecil oleh bios program ini dimuat ke RAM dan kemudian mikroprosesor akan mengeksekusi perintah-perintah yang sudah ada dalam RAM tersebut
RAM
RAM( random acces memori) adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan mempunyai sifat bisa mengingat data atau program selama terdapat arus listrik. Selain itu, ram mempunyai sifat dapat menyimpan dan mengambil data dengan sengat cepat. Tipe RAM pada PC sangat bermacam-macam yaitu:
• DRAM (dynamic ram) jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang
• EDORAM (extendded data out RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada sistem yang menggunakan pentium. Cocok digunakan yang memiliki bus dengan kecepatan sampai 66Mhz.
• SDRAM (syncronous dynamic RAM) adalah jenis ram yang palinng Umum digunakan pada PC jaman sekarang. RAM ini di syncronisasi oleh clock system dan memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100Mhz
• SRAM (static RAM) adalah jenis memori yang tidak perlu penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat didalam tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dari SDRAM
RAM pada PC dinyatakan dengan satuan megabyte dan dijual dalam bentuk modul misal 512 MB atau 1GB. Modul RAM bisa dalam bentuk SIMM atau DIMM.
• SIMM ( single inline memori module) memiliki cip ram hanya pada satu sisi papan.
• DIMM (doubleinline memori module) memiliki cip ram tidak hanya pada satu sisi papan melainkan pada dua sisinya.
Cache Memori
Cache memori adalah memori yang memiliki kecepatan sangat tinggi, yang digunakan sebagai perantara antara RAM dan CPU. Memori ini mempunyai kecepatan lebih tinggi daripada RAM, tetapi dengan harga yang lebih mahal. Memori ini untuk mejembatani kecepatan memori yang sangat tinggi dengan kecepatan RAM yang jauh lebih rendah. Dengan menggunakan cache sejumlah data dapat dipindahkan ke memori ini dalam sekali waktu dan kemudian ALU akan mengambil data tersebut dalam memori ini. Dengan pendekatan seperti ini, pemrosesan data dapat berlangsung lebih cepat daripada kalau CPU mengambil data secara langsung ke RAM
MEMORI EKSTERNAL
Dalam perangkat keras komputer, pasti kita kenal dan sangat akrab dengan yang namanya hard disk sebagai media untuk menyimpan (storage) data. Hard disk adalah salah satu komponen di dalam Hard Disk Drive (HDD). Sebuah hard disk berfungsi untuk menyimpan informasi (data) dengan menempatkan sebuah medan magnetik melalui permukaan sebuah disk berlapis material bermagnet yang bergerak (lihat gambar 1). Sebuah hard disk menyimpan data digital sebagai titik mangetik pada permukaan sebuah disk yang disebut bit. Sebuah bit (dimana data akan dikomposisikan sebagai bit) menyatakan nilai 0 saat disk dimagnetisasi pada satu arah, dan bernilai 1 bila arahnya berlawanan. Jadi perubahan arah magnetic pada setiap bit akan diterjemahkan sebagai kombinasi 0 dan 1. Satu bit akan menyimpan satu informasi dalam bentuk angka biner kombinasi 1 dan 0. Dalam Hard Disk Drive (HDD) ada 3 komponen utama
1. Hard disk atau platter (pelat/disk metal)
2. Write-core head adalah salah satu perangkat perekam untuk menulis data
3. GMR read-sensor head untuk membaca data dari setiap permukaan platter.
Hard disk memposisikan dua buah head (penulis dan pembaca), bergantung sebuah lengan yang dapat bergerak, dengan jarak 10 nanometer di atas permukaan platter pada tiap sisinya.
Posted in Uncategorized | 161 Comments »
December 24th, 2008
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
Posted in Uncategorized | 175 Comments »